Alat Elektrolisa Air?

 
 
  

 

 

Setiap orang memerlukan air yang berkualitas dalam menunjang aktivitas kehidupannya. Sebagai pihak yang mementingkan kesehatan tentunya kita selalu mencari tau apakan produk yang kita konsumsi dalam kesehariannya layak atau tidak untuk dikonsumsi. 

 

Air minum merupakan salah satu bahan konsumsi yang sangat penting, karena kita menngkonsumsi secara langsung daam jumlah yang banyak dan rutin. 

 

Pentingnya mengetahui kualitas air yang kita konsumsi tentu menjadi hal yang penting, namun bukan menjadi alasan untuk menerima begitu saja hasil pengujian air. Artinya jangan terkecoh dengan pengujian air yang tidak memiliki dasar uji yang kuat. 

 

Saat ini banyak pengujian air yang dilakukan dengan sangat mudah cukup hanya dengan mencelupkan sebuah alat tes lalu muncul kesimpulan tentang kualitas air yang diuji. Semudah itukah? 

 

Dan dari demo tersebut,  air mineral menjadi keruh dan ada endapan hitam, sementara air yang satunya  tidak demikian, tetap bening. Apakah kualitas air mineral memang buruk? Apakah demo uji air ini valid? 

 

Uji atau tes ini adalah sama sekali tidak benar. Jika alat tes elektrolisa ini dimasukkan ke dalam air yang mengandung mineral, akan selalu timbul gumpalan atau endapan yang berwarna coklat, hijau, kehitam-hitaman ataupun warna lain, tergantung pada jenis mineral yang ada dalam air tersebut. 

 

Mineral atau elektrolit yang tadinya dalam keadaan terlarut (dissolved solid), oleh proses elektrolisa menjadi tak terlarut dan tampak sebagai Endapan atau Kekeruhan. Jadi apa yang terlihat sebagai endapan atau “kotoran” sebetulnya tidak lain adalah MINERAL yang sekarang membentuk endapan. 

 

Air yang tidak berubah warna dan tidak ada endapan (tetap bening) justru menandakan air tersebut tidak ada / tidak mengandung mineral. Jika alat ini dimasukkan ke air aki/accu (air yang biasa dipakai untuk mobil dan kendaraan bermotor), hasilnya: air aki akan tetap bening, karena memang air aki tidak mengandung mineral sama sekali, atau biasa disebut air kosong. 

 

Disamping itu, terjadi pula penambahan endapan dan kekeruhan yang berasal dari pelepasan zat atau elemen yang berasal dari elektroda yang dipakai karena proses elektrolisa ini. Zat yang terlepas dari elektroda adalah sama dengan bahan elektroda itu sendiri, kalau bahan elektrodanya zat besi, maka yang dilepaskan adalah zat besi yang terlihat sebagai endapan yang berwarna Merah-Coklat.

 

 

 

Tds