Setia Kangen Water Bali Delivery Service

Screenshot_10-removebg-preview

Para Pakar Berbicara Kanker

 

 

PARA PAKAR BICARA KANKER

 

Oleh:

Andi Pratama Dharma

Komunitas Air Hidrogen For Indonesia (KAHFI)

Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Divisi AntiAging & ERW Centre

Klinik Interna Medika Karawang

 

 

PENDAHULUAN 

 

Menurut data WHO tahun 2014, 15 jenis kanker menjadi penyebab kematian utama dari 50 penyakit berat di Indonesia.

http://www.worldlifeexpectancy.com/country-health…/indonesia 

Walaupun bukan pembunuh nomor satu, kanker merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti di masyarakat. Banyak sekali orang yang lebih takut terkena kanker dibandingkan terkena penyakit jantung, misalnya.

Seperti halnya penyakit berat lainnya, akan jauh lebih efektif bila kanker dapat dicegah sedini mungkin. Pengelolaan kanker, apalagi bila ditemukan di stadium lanjut, masih belum memberikan hasil yang memuaskan.

 

 

 

KANKER: PAPARAN RADIKAL BEBAS JANGKA PANJANG 

 

 

Berbagai teori berkembang mengenai bagaimana kanker bisa muncul di tubuh manusia. Salah satunya adalah peran penting dari radikal bebas pada patogenesis dari penyakit yang mematikan ini.

Radikal bebas adalah senyawa kimia yang sangat reaktif yang berpotensi merusak sel, mulai membran sel, protein di dalam sel, hingga kerusakan pada DNA (materi genetik) di inti sel tubuh manusia. Kerusakan pada tingkat DNA ini berpotensi menyebabkan timbulnya berbagai jenis kanker maupun penyakit berat lainnya.

 

 

Dr. Lester Packer, peneliti senior di Laboratorium Lawrence Berkeley Amerika pernah mengatakan: 

“Para ilmuwan saat ini yakin bahwa radikal bebas berperan pada hampir semua jenis penyakit.”

 

 

Sumber dari radikal bebas sangat banyak dan beragam, mulai dari pestisida pada beras dan produk pertanian lain, pengawet makanan, alkohol, asap rokok, polusi udara, dan masih banyak lagi.

Dalam hubungannya dengan radikal bebas, kita mengenal apa yang disebut dengan antioksidan. Antioksidan adalah senyawa kimia yang berinteraksi dan mampu menetralisir radikal bebas, sehingga mencegah kerusakan yang ditimbulkannya. Sebenarnya tubuh kita memproduksi antioksidan endogen dalam jumlah kecil, namun pada umumnya tidak cukup untuk menetralisir serbuan radikal bebas yang masuk tubuh kita setiap harinya. Karena itu, kita bergantung pada antioksidan eksternal dari diet, seperti sayuran, buah-buahan, atau berbagai suplemen antioksidan.

 

 

 

 

AIR KAYA HIDROGEN SEBAGAI ANTIOKSIDAN TERBAIK PENETRALISIR RADIKAL BEBAS 

 

 

 

Air alkali (alkaline water), yang memiliki pH sedikit lebih tinggi (lebih basa) dari air yang biasa kita minum, banyak terdapat di alam dan disebut sebagai Natural Reduced Water. Air-air alami ini, seperti air Zam-zam di Mekah, Hita Tenryosui di Jepang, air Nordenau di Jerman dsb, terbukti secara ilmiah memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan.

Untuk memperoleh manfaat jangka panjang dari air alkali, di dekade 1960-an para ilmuwan Jepang membuat suatu mesin yang dapat memproduksi air alkali melalui proses elektrolisis. Air alkali yang dihasilkannya disebut juga sebagai Electrolyzed Reduced Water (ERW).

Melalui proses ini dihasilkan air dengan ion hidrogen dalam jumlah melimpah, sehingga dikenal juga sebagai Hydrogen Rich Water (HRW). Ion hidrogen dalam air alkali memiliki banyak fungsi yang bermanfaat bagi kesehatan, mulai dari antialergi, antiradang, antiapoptosis, dan termasuk juga antioksidan.

 

 

1. Rick Hill,

penulis buku best-seller “The Cancer Conundrum”, menulis,

“Inovasi kesehatan paling mutakhir adalah minum cairan yang terionisasi, yang dibuat bersifat menjadi lebih basa melalui elektrolisis. Saya memiliki mesinnya dan minum air alkali secara teratur. Yang menarik adalah, kadar antioksidan dalam cairan ini sangat-sangat tinggi.”

 

 

 

 

2. Senada dengan beliau, pakar teknologi terkemuka di Amerika, Ray Kurzwell, penerima berulang kali penghargaan teknologi tertinggi National Medal of Technology dari para presiden AS mengatakan, 

“Hal terpenting yang dimiliki air alkali yang diproduksi mesin (water ionizer) ini adalah Potensial Oksidasi Reduksi (ORP) yang tinggi, yang memiliki kemampuan menetralisir radikal bebas. Mengkonsumsi air yang tepat sangat vital dalam proses detoksifikasi dan merupakan salah satu terapi kesehatan yang paling efektif.”

 

 

 

3. Banyak sekali penelitian yang menunjukkan bahwa air alkali memiliki efek antioksidan yang sangat signifikan. Karena efeknya yang mampu menetralisir radikal bebas ini, banyak pakar kesehatan yang mendorong konsumsi air alkali setiap hari, untuk mencegah terjadinya kanker di kemudian hari.

 

 

 

Dr. Keiichi Morishita, 

 

dalam bukunya “The Hidden Truth of Cancer”, mengungkap,  

 

“Minum air yang memiliki pH alkali, akan membantu mencegah terjadinya kanker. Di banyak negara di Asia, air alkali secara teratur diberikan kepada para pasien, dan dianggap sebagai bagian dari terapi reguler.”

 

 

 

 

KANKER: KONDISI TUBUH YANG TERLALU ASAM 

 

 

Selain karena kerusakan DNA akibat terpapar radikal bebas dalam jangka panjang, beberapa ahli menekankan peranan diet dan pola hidup dalam proses terjadinya kanker dan berbagai penyakit berat lainnya. Diet yang buruk dan pola hidup yang tidak sehat menyebabkan kondisi tubuh menjadi lebih asam.

 

 

1. Otto Warburg, 

 

peraih Nobel Kedokteran atas penelitiannya pada metabolisme tumor dan pernapasan seluler, yang dirangkum dalam karyanya, “On the Origin of Cancer Cells” menulis, 

“Bila dirangkum dalam beberapa kata saja, penyebab utama dari kanker adalah digantinya proses pernapasan menggunakan oksigen pada sel tubuh normal dengan glukosa. Semua sel normal memiliki kebutuhan mutlak akan oksigen. Tapi sel-sel kanker dapat hidup tanpa oksigen, aturan tanpa pengecualian. Turunkan kadar oksigen sebuah sel 35%-nya saja selama 48 jam, dan sel tersebut dapat berubah menjadi sel kanker.”

Dalam salah satu kuliahnya, beliau juga menjelaskan,

“Jaringan kanker bersifat asam, sementara jaringan sehat bersifat basa.”

 

 

 

 

2. Ben Johnson M.D, 

 

seorang penulis kesehatan best-seller di Amerika menjelaskan tentang pemikiran dari Otto Warburg ini, 

“Sebagai dokter medis alternatif dan khususnya dalam pengelolaan kanker, masalah psikologis yang terpenting adalah emosi, namun masalah fisik yang paling penting adalah pH. Di tahun 1931, Otto Warberg menerima Hadiah Nobel di bidang Kedokteran setelah menemukan bahwa jaringan yang berkadar oksigen rendah merupakan penyebab dari kanker. Adapun penyebab dari kadar oksigen yang rendah di jaringan adalah pH yang asam.”

 

 

 

3. Dr. Hidemitsu Hayashi, 

 

direktur Water Institute of Tokyo, menjelaskan bagaimana tubuh kita bisa semakin lama semakin menjadi tidak sehat, 

“Diet yang buruk, seperti daging (merah), gorengan, soft drink, dan makanan manis akan menumpuk garam yang bersifat asam, yang dapat bertahan puluhan tahun di dalam tubuh. Saya sarankan minum air alkali yang terionisasi (kaya hidrogen), yang secara bertahap akan membuang garam-garam asam tersebut.”

 

 

 

4. Keadaan tubuh yang terlalu asam ini, bila berlangsung lama dapat mencetuskan timbulnya sel-sel kanker di dalam tubuh, sepertinya dijelaskan Dr. Keiichi Morishita dalam bukunya, “The Hidden Truth of Cancer”. Ia menulis, 

“Bila darah menjadi lebih asam, kelebihan asam ini disimpan di bagian tubuh lain. Bila berlangsung terus sel-sel akan mati karena terlalu asam. Beberapa sel bisa bertahan dengan menjadi abnormal, menjadi sel-sel yang tidak bisa dikontrol oleh tubuh. Inilah awal dari terjadinya sel-sel ganas.”

 

 

 

5. Dalam hubungannya dengan radikal bebas dan kanker, Dr. Robert Atkins, salah satu orang paling berpengaruh di dunia kedokteran di AS tahun 2012, menjelaskan bahwa kondisi tubuh yang terlalu asam ini menyebabkan tubuh lebih rentan terhadap serangan dari radikal bebas,

 

“Cairan dalam sel-sel tubuh sebagian besar orang seringkali terlalu asam. Hal ini dapat menimbulkan berbagai masalah. Hal ini mencegah tubuh kita menetralisir racun-racun, dan membuat kita lebih rentan terhadap radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker serta berbagai penyakit lain.” 

 

 

 

6. Kondisi tubuh yang terlalu asam dalam jangka waktu yang lama ini, berperan penting tidak hanya pada penyakit kanker, tapi berbagai penyakit lain, mulai yang ringan hingga berat.

Dalam bukunya “Detox or Die”, Dr. Sherry Rogers menekankan hal tersebut, 

“Setelah secara seksama mengevaluasi hasil-hasil dari sarang terapi yang saya berikan kepada ratusan pasien, saya yakin bahwa toksisitas dalam bentuk sampah asam merupakan penyebab utama dari penyakit degeneratif.”)

 

 

 

7. Penulis buku “Alkalize or Die”, Dr. Theodore Baroody mengatakan,

 

“Berapa banyak pun nama yang dilekatkan ke berbagai penyakit tidaklah terlalu penting. Yang penting adalah semua berasal dari akar permasalahan yang sama: terlalu banyak sampah asam di dalam tubuh.”

 

 

 

8. Robert Young, penulis best-seller lebih dari 62 buku kesehatan populer yang telah terjual lebih dari 5 juta kopi di 29 negara menulis dalam banyak bukunya,

  

“Kadar pH dari cairan internal tubuh mempengaruhi seluruh sel dalam tubuh kita. pH tubuh yang terlalu asam dalam waktu yang lama akan merusak jaringan tubuh, mengganggu hidup itu sendiri dan menyebabkan semua kelainan dan penyakit.

 

 

 

9. Dr. Lester Packer, pakar antioksidan terkemuka, peneliti senior di Laboratorium Lawrence Berkeley menulis:

 

“Sudah jelas diketahui bahwa berbagai penyakit kronis timbul akibat kelebihan asam di dalam tubuh (asidosis metabolik). Kita juga tahu bahwa tubuh cenderung menjadi lebih asam akibat pola diet modern, gaya hidup, dan proses penuaan itu sendiri.”

 

 

 

 

 

AIR ALKALI MEMPERBAIKI KONDISI TUBUH YANG TERLALU ASAM 

 

 

1. Peran air alkali pada penyakit kanker diungkapkan oleh Dr. Don Colbert, penulis best-seller dalam bukunya “The Seven Pillars of Health” ketika menjelaskan pengalaman klinisnya,

 

“Ketika pasien dengan kanker berobat ke klinik saya, tubuh mereka hampir selalu bersifat sangat asam dan toksik. Tugas pertama saya adalah untuk membasakan jaringan tubuh mereka dengan cairan dan makanan yang bersifat alkali.”

 

 

 

2. Tiga penelitian di Journal of The International Society of Sports Nutrition (2010), Serbian Journal of Sports Science (2011), dan Research in Sport Medicine (2014) membuktikan adanya perbaikan keseimbangan asam-basa setelah konsumsi air alkali yang kaya antioksidan secara teratur pada orang dewasa sehat. Darah dan urine menjadi lebih basa dan kadar bikarbonat di dalam darah menjadi lebih tinggi.

Bahasan lengkap ketiga jurnal di atas dapat dilihat di link berikut ini:

Air Alkali Kaya Hidrogen untuk Olahragawan hingga Atlet Profesional

https://www.facebook.com/andipratama.dharma/posts/1857636911154417

 

 

 

 

3. Karena itulah, Susan Lark, penulis best-seller dan praktisi dan pengajar kesehatan di Amerika memberikan saran penting untuk mencegah kanker dan berbagai penyakit berat, 

 

“Performa puncak dan kesehatan yang optimal tergantung pada kemampuan tubuh mempertahankan keadaan yang sedikit lebih alkali (basa) di seluruh sel dan jaringan. Minum 4-6 gelas cairan alkali setiap hari akan membantu menetralisir kelebihan asam dan seiring berjalannya waktu akan membantu memulihkan kemampuan tubuh menetralisir asam. Air alkali dapat membantu tubuh melawan berkembangnya penyakit jantung, stroke, gangguan pertahanan tubuh, dan banyak penyakit berat lainnya.”

 

 

 

 

4. Dr. Keiichi Morishita penulis, “The Hidden Truth of Cancer” mengungkapkan hal yang senada:

 

“Minum air yang memiliki pH tinggi, karena efek menghilangkan asamnya, dapat membantu mencegah kanker. Di Asia, air alkali dikonsumsi secara teratur dan dianggap sebagai bagian dari terapi.”

 

 

 

 

5. Robert Young, menulis dalam salah satu bukunya: 

“Jika seseorang bertanya kepada saya, ‘Apa satu hal terpenting yang dapat saya lakukan untuk memiliki kesehatan yang lebih baik?’ Jawabannya akan sangat sederhana, ‘Mulailah minum air alkali terionisasi.”

 

 

 

6. Dr. Theodore Baroody dalam bukunya “Alkalize or Die” menulis: 

  

“Merupakan pendapat (profesional) saya bahwa air (alkali) terionisasi akan merubah pandangan seluruh praktisi kesehatan dan masyarakat terhadap kesehatan mereka di tahun-tahun mendatang. Saya telah meresepkan lebih dari 20 ribu liter (5000 galon) air alkali pada hampir semua masalah kesehatan yang dapat Anda bayangkan. Saya yakin bahwa air alkali yang terestrukturisasi akan memberikan manfaat bagi semua orang.”

 

 

 

 

7. Karena itulah, ketika Dr. William Kelly membahas tentang pengelolaan pasien kanker dalam bukunya, “Cancer Cure”, ia mengungkapkan pendapatnya: 

“Air alkali yang diproduksi oleh mesin ionisasi telah menjadi kemajuan terpenting dalam pelayanan kesehatan sejak ditemukannya penisilin oleh Sir Alexander Fleming.”

 

 

 

 

 

KELEBIHAN AIR ALKALI KAYA HIDROGEN DALAM PENCEGAHAN KANKER: SIFAT ALKALI & SUPLAI ANTIOKSIDAN SEKALIGUS 

1. Kelebihan utama dari air alkali kaya hidrogen dalam pencegahan kanker adalah sekaligus membasakan tubuh DAN menyuplai antioksidan dengan mudah, murah, dan sederhana.

Hanya dengan minum air saja, tubuh menjadi lebih basa dan kebutuhan antioksidan harian dapat terpenuhi secara adekuat. Cara ini dapat dijalankan oleh siapa saja, mulai balita hingga lansia, dan dapat dipertahankan dalam jangka panjang bahkan seumur hidup dengan sangat mudah, murah, dan sederhana.

Berbeda misalnya, bila kita memenuhi melakukan alkalinisasi tubuh dan memenuhi kebutuhan harian antioksidan dengan mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan setiap hari, atau minum suplemen antioksidan yang banyak beredar di pasaran. Hal-hal di atas sangat sulit dijalankan oleh seluruh kalangan dalam jangka panjang secara teratur dan terus menerus.

2. Ray Kurzwell, sang pakar teknologi, Chief Enginer Google, yang pernah dinobatkan sebagai salah satu tokoh dengan pemikiran paling brilian di Amerika saat ini mengatakan,

 

“Mengkonsumsi air yang tepat sangat vital dalam proses detoksifikasi dan merupakan salah satu terapi kesehatan yang paling efektif. Minum 8-10 gelas air alkali per hari merupakan cara paling sederhana yang dapat Anda lakukan, namun sangat ampuh untuk memerangi berbagai proses penyakit.”

 

3. Dr. Lester Packer, pakar antioksidan terkemuka, peneliti senior di Laboratorium Lawrence Berkeley menyarankan: 

 

“Mengkonsumsi air yang tepat sangat penting untuk mendetoksifikasi produk sisa tubuh yang bersifat asam dan merupakan salah satu terapi kesehatan yang paling manjur yang ada saat ini. Saya menyarankan Anda minum 8-10 gelas air alkali yang kaya oksidan ini. Cara ini adalah salah satu cara paling sederhana dan paling ampuh yang dapat Anda lakukan untuk melawan berbagai proses penyakit. Dengan minum air alkali yang memiliki ORP negatif yang tinggi (antioksidan), kita memerangi asidosis metabolik dan memperbaiki penyerapan berbagai zat makanan.”

 

4. Dokter Gerald Bresnahan, internist-kardiologis terkemuka, on-call physician dari presiden AS dan tamu-tamu negara Amerika Serikat, menjelaskan, 

 

“Dengan minum air alkali, kita dapat membuat tubuh kita menjadi lebih basa dengan sangat mudah, dan ratusan ribu pasien telah mengalami hasil yang luar biasa. Air alkali telah merevolusi kesehatan, vitalitas, dan kebugaran dari penduduk di Amerika. Hal ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa bagi semua orang dan akan mengubah kehidupan jutaan jiwa.”

 

 

CATATAN AKHIR 

1. Mengkonsumsi air alkali kaya hidrogen secara teratur setiap hari berarti memberikan tubuh kita antioksidan dalam jumlah yang melimpah setiap harinya, yang dapat menetralisir berbagai radikal bebas penyebab kanker dan berbagai penyakit berat lainnya.

2. Air ini juga mampu mengatasi kondisi tubuh yang terlalu asam akibat diet dan pola hidup yang kurang sehat, yang menurut banyak pakar kesehatan berperan penting dalam proses timbulnya berbagai penyakit ringan yang mengganggu hingga penyakit berat yang mengancam jiwa.

3. Di dunia kedokteran memang masih terdapat perbedaan pendapat, baik dalam hal peranan antioksidan dalam pencegahan kanker, maupun tentang peran kondisi tubuh yang terlalu asam dalam patogenesis (proses timbulnya) berbagai penyakit.

Namun karena keamanan jangka panjangnya, minum air alkali kaya hidrogen secara teratur setiap hari layak untuk dijadikan salah satu cara pencegahan penyakit yang mudah, murah, dan aman untuk dilakukan. Hal ini sesuai dengan prinsip utama dalam dunia kedokteran, “Firstly do no harm (Pertama-tama jangan sampai membahayakan).”

4. Air alkali kaya hidrogen disetujui penggunaannya oleh Departemen Kesehatan Jepang dan sejak tahun 1966 telah dikonsumsi puluhan juta masyarakat Jepang hingga saat ini tanpa efek samping yang berbahaya.

Association of Alkaline Ionized Water Apparatus Jepang dalam situs resminya mengutip, 

(http://www.3aaa.gr.jp/english/alkali/kk.html)

“Sejak air alkali terionisasi mendapat persetujuan sebagai terapi medis, air ini telah digunakan selama lebih dari 30 tahun di pasaran (dan) tidak ditemukan adanya laporan dalam hal keamanannya hingga saat ini.”)

David S. Dyer, pengarang buku “Cell Food” menulis, 

 

“Air alkali yang direstrukturisasi mungkin merupakan elemen dan suplemen terbaik yang bisa Anda berikan bagi tubuh Anda. Tahukah Anda bahwa masyarakat Jepang telah mengkonsumsi dan meneliti air alkali ini lebih dari 40 tahun, dan menemukan bahwa cairan ini dapat memulihkan dan mengurangi tiga penyebab utama dari kesakitan, penyakit, dan penuaan dini? Air alkali yang dibuat menggunakan mesin elektrolisis telah dikonsumsi orang-orang Jepang selama lebih dari 40 tahun dan telah menyentuh serta memulihkan hampir semua penyakit dan kelainan yang bisa Anda bayangkan. Selama 6 tahun saya menggunakannya, saya juga menemukan hal yang sama. Cairan alkali sangat lembut, lebih segar, menghidrasi, memberi energi, mudah diserap, dan mengandung antioksidan yang kuat. Bukankan cairan seperti ini yang seharusnya Anda minum?”

 

 

PENUTUP 

Semoga bermanfaat. Salam sehat dari kami, semoga Anda sekeluarga sehat selalu. Bila Anda ingin membantu menyehatkan masyarakat Indonesia melalui air kaya hidrogen, mari bergabung bersama Komunitas Air Kaya Hidrogen for Indonesia.

 

Andi Pratama Dharma

 

(Penulis adalah Koordinator Pusat Komunitas Air Hidrogen For Indonesia (KAHFI) dan Koordinator Gerakan Nasional “Hydrogen for All”, suatu komunitas jejaring edukasi sekaligus kampanye nasional yang bertujuan menghadirkan hidrogen berkualitas dengan harga terjangkau untuk seluruh rakyat Indonesia).

 

#dedicatioprohumanitate 

 

 

 

Mencegah kanker dengan berpuasa

 

Puasa, autofagi dan kanker

 

Apa itu oksidasi

 

Tubuh Asam Rentan Terjangkit Virus / Bakteri