Cara Mudah Menyeimbangkan Gula Darah

 

 

 

 

Biasanya, seseorang yang mengalami kondisi diabetes diminta untuk rutin memeriksa kadar gula darahnya.

Ini karena kondisi diabetes membuat tubuh tidak bisa menggunakan glukosa sebagai mestinya, sehingga bisa menumpuk di dalam darah.

Karenanya, penting bagi pasien diabetes untuk mengetahui kadar gula darah normal.

Kadar gula darah normal umumnya adalah 80 – 120 mg/dL setelah bangun tidur, dan 100 – 140 mg/dL saat beraktivitas.

Apabila gula darah melebihi batas normal, maka bisa berbahaya bagi pasien diabetes dan bisa menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan.

Jika saat diperiksa kadar gula darah terlalu tinggi, maka harus segera diturunkan agar kembali seimbang.

Menurut ahli gizi, ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk menurunkan kadar gula darah, teman-teman. 

 

 

 

 

Rajin Minum Air Putih 

 

Minum air putih penting agar tubuh tidak dehidrasi.

Sebabnya, kadang tubuh kita bisa mengartikan sinyal dehidrasi sebagai sinyal rasa lapar. Ini karena bagian otak yang mengatur rasa lapar dan haus adalah bagian yang sama.

Sehingga, kita bisa lapar ketika belum waktunya makan.

Air putih tidak memiliki kalori maupun zat tambahan, sehingga baik untuk mengembalikan kadar gula darah.

O iya, haus berlebihan bisa jadi salah satu tanda gejala diabetes, teman-teman. Sering haus berlebihan juga merupakan salah satu tanda tingginya kadar gula dalam darah.

Gula darah yang tidak terkendali juga menyebabkan tubuh mengeluarkan cairan dengan cepat, sehingga kita jadi buang air kecil berlebihan.

Ini juga menyebabkan kulit kering dan pecah-pecah. 

 

 

 

 

Rutin Berolahraga  

 

Yang satu ini memang harus dilakukan sebagai pencegahan berbagai kondisi penyakit.

Berolahraga secara teratur juga bisa meningkatkan kepekaan insulin.

Artinya, tubuh akan bisa lebih baik memproses gula berlebihan untuk dijadikan energi.

Gula itu akan lebih baik digunakan sebagai energi otot dibandingkan tersimpan menjadi molekul lemak trigliserida.

Olahraga yang baik bagi pasien diabetes antara lain adalah olahraga aerobic, seperti berjalan kaki, jogging, atau berenang.

Menurut asosiasi diabetes Amerika, sebaiknya pasien diabetes tidak melewatkan lebih dari dua hari tanpa berolahraga aerobik.

Olahraga lain yang direkomendasikan adalah tai chi dan yoga yang bisa membantu mengurangi stres. Karena stres juga memengaruhi kadar gula darah, teman-teman.

Mengonsumsi Makanan dengan Tingkat Indeks Glikemik yang Rendah

Indeks glikemik adalah indikator yang menunjukan dampak mengonsumsi makanan terhadap gula darah.

Makanan yang memiliki indeks glikemik rendah artinya tidak membuat kadar gula darah naik secara tiba-tiba.

Makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi biasanya memiliki nilai GI 70 atau lebih. Kemudian makanan yang memiliki indeks glikemik sedang bernilai GI 59 – 69, dan yang indeks glikemiknya rendah memiliki nilai 55 atau lebih rendah.

Biasanya, makanan yang tinggi indeks glikemiknya adalah yang tinggi gula atau karbohidrat kompleks.

Karena biasaya kita mengonsumsi beberapa jenis makanan, kita bisa mencatat makanan apa saja yang dikonsumsi untuk mengetahui nutrisi dan indeks glikemiknya.