Setia Kangen Water Bali Untuk Terapi Gerd (Naiknya Asam Lambung Ke Kerongkongan)

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

Nyeri dada ternyata tidak hanya disebabkan kelainan jantung, tetapi juga dapat disebabkan oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan yang disebut gastroesofagheal reflux disease (GERD). 

 

Pasien dengan GERD bisa datang karena nyeri dada dan bisa merasakan rasa panas di dada seperti terbakar (heart burn).

Biasanya, nyeri dada ini diikuti juga dengan mulut pahit karena ada asam yang naik (regurgitasi).

Dari hasil survei yang kami lakukan melalui media sosial dengan menggunakan kuesioner GERD (GERD-Q), terungkap bahwa antara 20 sampai 30 persen responden kemungkinan mengalami GERD.

 

GERD dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Hal ini terjadi karena asam lambung atau isi lambung yang naik dapat menyebabkan luka pada dinding dalam kerongkongan awalnya hanya perlukaan.

Luka yang terjadi bisa makin luas dan bisa menyebabkan penyempitan dari kerongkongan bawah.

Bahkan, GERD dapat menyebabkan perubahan struktur dari dinding dalam kerongkongan yang menyebabkan terjadinya penyakit Barrett’s yang merupakan lesi pra-kanker.

 

Di luar saluran cerna, asam lambung yang tinggi dapat menyebar ke gigi (erosi dental), tenggorokan (faringitis kronis), sinus (sinusitis), pita suara (laringitis), saluran pernapasan bawah (asma), bahkan sampai paru-paru (fibrosis paru idiopatik).

 

 

 

 

Tata Laksana GERD 

 

 

Prinsip utama mengobati pasien GERD adalah menghilangkan gejala dan mencegah komplikasi.

Tata laksana penyakit GERD berupa tata laksana non-obat/perubahan gaya hidup dan tata laksana obat-obatan.

Tatalaksana non obat yaitu perubahan gaya hidup.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk tata laksana non-obat pasien GERD. 

 

1. Menghindari konsumsi daging secara berlebihan dalam waktu singkat, tetap mengonsumsi sayur dan buah-buahan. 

 

2. Menghindari konsumsi secara bersamaan antara daging dan jeroan, seperti usus, otak, hati, paru, atau limpa. 

 

3. Jangan tidur dalam waktu 2 jam setelah makan. Langsung tidur setelah makan akan memudahkan isi lambung, termasuk asam lambung, akan berbalik arah kembali ke kerongkongan. 

 

4. Hindari makanan yang terlalu asam dan pedas. 

 

5. Hindari minum kopi, alkohol, atau minuman bersoda yang akan memperburuk timbulnya GERD tersebut. 

 

6. Hindari makanan yang mengandung cokelat dan keju. 

 

7. Menghindari stres. 

 

8. Mengontrol berat badan sampai mencapai berat badan ideal. 

 

Beberapa data penelitian menunjukkan bahwa pada pasien yang memang sudah mengalami GERD jika mengonsumsi daging yang berlebih dan langsung tidur akan menyebabkan timbulnya panas di dada pada 4 dari 5 kasus GERD.

 

 

 

 

Terapi GERD Dengan Air Hydrogen 

 

 

 

Terbiasa mengonsumsi makanan dengan gizi yang tak seimbang bisa menghambat sel-sel menghasilkan asam lambung. Belum lagi, tubuh yang dilanda stres juga berkontribusi dalam menurunkan atau meningkatkan produksi asam lambung.

Kadar asam lambung haruslah tepat agar lambung bekerja dengan baik dan sistem kekebalan tubuh terjaga.

Namun, jika tubuh kekurangan vitamin dan mineral, maka kadar asam lambung jadi tidak seimbang.

Air hidrogen yang mampu memenuhi asupan mineral dan antioksidan yang tinggi untuk menetralkan asam pada lambung.
Prof. Kogure Keizoo, Kogure Clinic of Juntendo Hospital, menjelaskan bahwa bagi penderita achlorhydria (kurangnya asam klorida bebas dalam lambung), air hidrogen beralkali dapat merangsang sel-sel lambung untuk mengeluarkan lebih banyak asam klorida. Sehingga, memperlancar pencernaan dan penyerapan mineral.
Sedangkan, bagi para penderita hyperchlorhydria (tingginya asam klorida pada lambung), air hidrogen mampu menetralisir kelebihan asam.
Untuk itu, jagalah keseimbangan asam pada lambung Anda dengan konsumsi air Hydrogen

 

 

 

 

 

MANFAAT AIR ALKALI KAYA HIDROGEN PADA PENYAKIT MAAG & REFLUKS ESOFAGITIS (GERD) 

 

 

 

Sakit maag, atau dikenal juga di dunia medis dengan istilah dispepsia, merupakan penyakit yang sangat sering dijumpai di masyarakat.

Penyakit ini ditandai dengan periode remisi dan eksaserbasi, dan banyak sekali pasien yang terus mengalami keluhan, dimana sekitar 50%-nya harus berkonsultasi ke dokter karena keluhan maag sepanjang hidupnya.

 

Air kaya hidrogen terbukti pada banyak penelitian sangat aman dan bermanfaat untuk pasien dengan penyakit maag dan refluks esofagitis (GERD).

Molekul hidrogen terbukti dapat mencegah dan memperbaiki kerusakan yang timbul akibat konsumsi aspirin (pengencer darah) jangka panjang; juga mampu memperbaiki berbagai gejala dan memperbaiki kualitas hidup pasien; dan dapat mengurangi frekuensi serta keparahan gejala heartburn pada pasien-pasien GERD.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sifat basa dari air kaya hidrogen juga dapat membantu menetralkan asam lambung dan enzim lambung, seperti cara kerja obat-obat maag (antasida) yang sering digunakan masyarakat.

 

 

 


 

 

Setia Kangen Water Bali telah diuji oleh penderita gagal ginjal dan kesaksian mereka sama semua, jadi bisa minum air lebih banyak dan keadaan ginjal mempunyai perubahan yang lebih baik, silahkan klik untuk melihat kesaksian mereka

 

Silahkan klik link ini untuk melihat beberapa kesaksian pelanggan depo Setia Kangen Water Bali

 

Silahkan klik link ini untuk melihat sertifikat kesehatan depo Setia Kangen Water Bali

 

Silahkan klik link ini untuk melihat beberapa contoh instalasi depo Setia Kangen Water Bali

 

Silahkan klik link ini untuk melihat penjelasan kangen water oleh dokter dari berbagai negara

 

Silahkan klik link ini untuk melihat kumpulan demo mesin kangen water

 

Silahkan klik link ini untuk berlangganan Setia Kangen Water Bali untuk keluarga anda tercinta