Kenapa Vegetarian?

  
 

 

Menurut penelitian di tahun 1847, kata vegetarian bukan berasal dari kata vegetables, melainkan dari bahasa Yunani yaitu vegetus yang artinya : penuh, segar, hidup, aktif, kuat, bergairah dan teguh.

Dan definisi vegetarian adalah suatu praktek hidup yang menghindari sejauh mungkin segala macam eksploitasi dan kekejaman terhadap binatang baik untuk konsumsi, sandang atau tujuan lain.

 

 

Vegetarian ditinjau dari segi kesehatan :

 

Pada tahun 1956, Dewan Ternak Amerika memperkenalkan diet 4 sehat 5 sempurna yang mencakup makanan hewani, telur dan susu.

Ternyata diet 4 sehat 5 sempurna hanya membawa masalah kesehatan yang serius bagi manusia yang terbukti dengan adanya fakta bahwa 50% kematian didunia akibat penyakit jantung, 1 dari 4 orang menderita hipertensi, 1 dari 10 orang menderita diabetes, setiap tahun 9.000 orang di AS meninggal akibat menkonsumsi daging yang tercemar Campylobacter dan Salmonela.

 

Menurut AMA (American Medical Association) 90-97% penyakit jantung dan 40-60% penyakit kanker dapat dihindari dengan diet vegetarian.

Menurut penelitian juga dikatakan bahwa daging tidak mengandung karbohidrat, sehingga tidak mensuplai energi, tidak tinggi protein, miskin vitamin dan mineral.
Sedangkan daging tinggi akan lemak dan lemak jenuh dan proteinnya hanya sebagai energi cadangan yang mencernanya sangat lama dan tidak efisien.

Asam amino pada daging dengan rantai yang panjangnya 51-200 ribu akan patah saat dicerna dan disambung oleh protein manusia, daging harus dimakan mentah agar asam amino berfungsi optimal.

Sesuai rekomendasi PCRM (The Physicians Committee for Responsable Medicine) dan ADA (American Dietetic Association) bahwa diet yang terbaik bukan lagi 4 sehat 5 sempurna, tetapi sudah diubah menjadi 4 sehat yang dikenal dengan kuartet nabati, yang terdiri dari:

 

1. Palawija : beras, gandum, kentang, jagung, sagu, biji-bijian barley / jali-jali, oat, millet, rye, singkong, talas, ketela, roti, mie, bihun, dsb. Kelompok ini kaya akan serat, karbohidrat kompleks sekaligus protein, vitamin B kompleks dan mineral seperti kalsium, zat besi, fosfat, kalium, seng, dan dianjurkan 4 porsi sehari.

 

2. Sayur-sayuran : merupakan sumber protein, vitamin dan mineral yang cukup lengkap, dan juga serat yang sangat penting untuk kelancaran pencernaan, penyerapan kolesterol dan bahan-bahan beracun, dan dianjurkan 3 porsi sehari.

 

3. Buah-buahan : merupakan sumber yang kaya serat, vitamin C, beta karotin dan fitokimia untuk mencegah berbagai jenis kanker, dianjurkan 3 porsi sehari.

 

4. Legum : merupakan kelompok makanan yang terdiri dari kacang-kacangan, polong dan lentil, termasuk hasil olahannya seperti tahu, tempe, susu kedelai dan gluten.
Kelompok ini merupakan sumber protein yang sehat dan lengkap, sumber asam lemak tak jenuh seperti asam linoleat, asam linolenat, kaya dengan lesitin, vitamin A, C, E, B kompleks dan mineral, dianjurkan 2 porsi sehari.

Perlu juga ditambahkan bahwa secara fisiologis tidak satupun ciri-ciri carnivora terdapat pada manusia, maka kita seharusnya herbivora, bahkan terbukti bahwa tubuh kita tidak mampu mensintesa (menghasilkan secara kimiawi) vitamin C, tetapi pada carnivora mereka mampu mensintesa vitamin C sendiri meskipun makanan mereka tidak mengandung vitamin C dan serat.

Juga carnivora tidak akan mengalami athero-sklerosis (penyumbatan dan pengerasan pembuluh darah) meskipun makanan mereka mengandung kolesterol 200 x lipat lebih tinggi dari yang dikonsumsi manusia, bahkan sejak ribuan tahun yang lalu evolusi pencernaan manusia tidak banyak berubah, kita tetap secara kodrati adalah herbivora. 

 

 

 

Perbedaan protein hewani dan protein nabati

 

Ternyata didalam 1 gram protein daging sapi terkandung 14,25 kali lipat lemak dibandingkan dengan 1 gram protein lentil dan 23 kali lipat lemak jenuh yang sangat berbahaya bagi tubuh.

Dan proses tubuh mencerna daging untuk mengambil nutrisinya membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan tubuh mencerna makanan NABATI yang kaya akan serat.

Lambung manusia diciptakan pada dasarnya bukan untuk mencerna daging, sehingga konsumsi daging hewani akan menyebabkan gangguan kesehatan dalam jangka panjang.
Dan juga perlu diingat bahwa hewan yang biasa dikonsumsi seperti sapi, kambing dan ayam, mereka itu makanannya tumbuhan.

Jadi untuk apa kita mendapatkan gizi dari hewan yang mendapatkan gizinya dari tumbuhan, kenapa tidak langsung saja kita mengambil gizi dari tumbuhan.

Belum lagi selama perawatan hewan ternak, setiap hewan-hewan itu diberikan suntikan hormon untuk mempercepat pertumbuhan dan antibiotik agar tidak mudah terserang penyakit.

 

Oleh karena itu jaman sekarang anak-anak lebih cepat pubertas dan penyakit susah disembuhkan karena tubuh kita menyerap Hormon dan Antibiotik dari daging hewani yang dimakan. Dimana hormon pertumbuhan dan antibiotik didalam daging tidak akan hilang walaupun sudah dimasak lama.

 

Belum lagi selama hewan itu dipelihara mengalami stress dan ketakutan, dan ketika dipotong akan mengeluarkan zat racun akibat dari stress dan kemarahannya yang jika terakumulasi dalam tubuh dengan jumlah banyak akan menyebabkan penyakit.

Kesemua hal yang tidak baik yang terkandung dalam daging hewani adalah pemicu sel tumor dan kanker di dalam tubuh kita.

Jadi Jangan Takut untuk VEGETARIAN akan kekurangan nutrisi seperti Zat Besi dan Vit B12, apalagi PROTEIN yang terdapat di hampir semua jenis tanaman. 

 

 

 

 

Tubuh manusia

 

Penelitian menunjukkan bahwa Tempat Tinggal Asal / Habitat virus adalah pada tubuh hewan.

Tubuh orang Non Vegetarian akan mengandung lemak hewani, tapi tubuh orang yang Vegetarian tidak mengandung lemak hewani sehingga cenderung bersifat basa / ph normal, tubuh orang yang non Vegetarian akan cenderung lebih rendah ph nya / bersifat asam karena lambungnya harus mencerna daging.

Seperti yang kita ketahui lemak terdiri dari lemak jenuh / saturated fat dan tidak jenuh, daging hewani mengandung kadar lemak jenuh yang tinggi dan ini berbahaya bagi tubuh, sedangkan nabati sudah pasti tidak ada lemak hewani dan hanya mengandung lemak tidak jenuh yang sangat berguna bagi tubuh.

Ketika kita menkonsumsi daging maka lambung akan meningkatkan jumlah asam lambung untuk mencerna daging yang pada akhirnya asam dan lemak hewani juga akan ikut terdistribusi ke seluruh tubuh.

Tapi jika kita hanya menkonsumsi nabati, tubuh merespon dengan produksi asam lambung dalam jumlah sedikit.

Sehingga yang keluar dari tubuh orang Vegetarian pada permukaan kulitnya adalah keringat dan minyak yang berasal dari nabati, yang tidak mengandung lemak hewani dan ini membuat virus, kuman dan bakteri lebih lambat berkembang biak.

Dengan kata lain tubuh orang yang Vegetarian tidak ada hawa hewani.

Tapi bukan berarti tidak bisa menempel di kulit dan masuk ke dalam tubuh atau terinfeksi virus, tapi virus akan lebih lambat untuk berkembang biak dan tubuh lebih cepat membunuh virus, bakteri dan kuman dari sistem kekebalan tubuhnya yang lebih baik.

Sebenarnya Vegetarian adalah penjaga kesehatan kita dan daging adalah pencuri kesehatan kita.

 

 

 

 

 

 

Vegan

 

Perbedaan Vegetarian & Vegan