Menyembuhkan Flu Tanpa Obat

 

 

 

 

 

Flu merupakan salah satu penyakit yang paling sering diderita banyak orang, terutama di musim pancaroba seperti sekarang. Flu yang disebabkan virus influenza ini sangat mudah menyerang tubuh seseorang saat dalam kondisi lemah. Adanya virus dalam tubuh bisa membuat seseorang bersin, pilek, hidung tersumbat, batuk, hingga badan terasa lelah.
Dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) Rusdian Utama Roeslani mengatakan, flu pada dasarnya bisa disembuhkan tanpa meminum obat-obatan. Sebab, dalam waktu tujuh hari, virus flu akan mati dengan sendirinya di dalam tubuh.
“Kalau flu enggak perlu pakai obat apa-apa. Tungguin saja, kalau Anda tahan gejalanya selama lima hari sampai tujuh hari, itu sembuh dan enggak perlu obat,” ujar Rusdian.

Saat terserang flu, Anda hanya perlu mengembalikan kondisi tubuh dengan banyak minum air putih, konsumsi makanan bergizi, banyak makan buah-buahan, terutama yang mengandung vitamin C, dan istirahat yang cukup.
Rusdian menjelaskan, gejala flu akan timbul setelah satu hingga dua hari terserang virusnya. Virus akan membuat tubuh menjadi lemah. Jika tidak segera dilawan, lebih dari lima sampai tujuh hari kondisi tubuh bisa semakin parah, seperti demam, pusing, dan tidak nafsu makan. Hal ini terjadi bukan karena virus, melainkan bakteri yang menyerang tubuh. Keseimbangan bakteri dalam tubuh terganggu karena virus tersebut telah menyebar luas.
“Dalam waktu seminggu, virus itu mati, enggak ada lagi. Tapi virus menyebabkan keadaan tubuh kita menurun sehingga bakteri akan terganggu karena virus tadi bisa menurunkan kondisi tubuh. Akhirnya menimbulkan penyakit. Virusnya udah enggak ada, bakterinya yang berperan sekarang,” terang dokter yang berpraktek di Rumah Sakit Gandaria Jakarta ini.
Rusdian mengatakan, penggunaan obat pun perlu diperhatikan efek sampingnya. Untuk itu, ketika flu lebih disarankan untuk melawan virus dengan banyak minum air berhydrogen, istirahat cukup hingga konsumsi makanan bergizi.

Molekul hidrogen seketika mengubah radikal hidroksil beracun dalam tubuh Anda menjadi air. H2 dapat dengan mudah berdifusi ke dalam kompartemen selular sub dan mengikat radikal oksigen sitotoksik, sehingga melindungi DNA, RNA dan protein dari stres oksidatif.Molekul hidrogen mempertahankan tingkat homeostatis antioksidan tubuh kita sendiri. Ini memicu aktivasi atau meningkatkan regulasi enzim tambahan antioksidan (misalnya glutation, superoksida dismutase, katalase, dll) dan / atau protein cytoprotective tubuh.Molekul hidrogen adalah molekul yang dapat mengubah sinyal sel, metabolisme sel dan ekspresi gen yang memberikan efek anti-inflamasi, efek anti-alergi, dan anti-apoptosis (kematian atau anti-sel) efek.
Molekul hidrogen memiliki ukuran cluster air kecil, perubahan muatan listrik di dalam air yang menyebabkan molekul air untuk membentuk kelompok-kelompok kecil dan memungkinkan untuk hidrasi juga transportasi vitamin dan mineral lebih mudah.
Hidrogen adalah antioksidan terkecil, sehingga dapat mencapai otak dan jaringan organ dalam, bahkan ketika pembuluh darah tersumbat. Hanya hydrogen yang dapat melewati membran sel untuk menghilangkan radikal bebas beracun dan mengubahnya menjadi air.

Karena hidrogen bertindak sebagai antioksidan untuk tubuh Anda, hidrogen membantu meringankan beban dari sistem kekebalan tubuh. Pengurangan kerusakan adalah fungsi menguntungkan yang membuat tubuh Anda utuh dan dapat pulih dengan cepat. Sementara dalam keadaan fisik yang lebih baik, Anda juga dapat menikmati kualitas hidup yang lebih baik untuk tahun-tahun mendatang.
Setiap sel dalam tubuh manusia harus bertenaga untuk mempertahankan fungsi, dan hidrogen mengambil peran ini.